Misteri Gunung lawu, dan Mitos Pasar setan tempat hilamgnya pendaki

“infomasinya sih dari orang-orang yang¬† melihat terakhir di Pasar Setan sekitar tanggal 20 ” kata Rudi si pemuda Gunung Lawu.

Saat itu memang diketahui kapan pastinya Ali terakhir terlihat apakah siang atau malam harinya, tetapi hingga kini pencarian pendaki hilang itu belum membuahkan hasil.

 

Pasar Setan itu berada di sekitar Pos 5 jalur pendakian Gunung Lawu, berdasarkan mitos yang berkembang di masyarakat, Pasar Setan ini digambarkan dengan tumpukan bebatuan. Kegiatan Pasar Setan terjadi pada malam hari, khususnya malam Jumat.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sih, dahulu di lokasi Pasar Setan ini dekat dengan titik bulak peperangan antara pasukan Prabu Brawijaya V, yang dalam pengasingan ke Gunung Lawu, dan Adipati Cepu dari Majapahit. Peperangan itu bermula saat Raden Gugur dikejar-kejar pasukan Kadipaten Cepu.

Selain itu juga buku Politik Kerajaan Jawa dan Hitam Putih Majapahit (1978), Dikisahkan dimana pasukan Adipati Cepu kala itu diperintah Girindrawardhana raja Majapahit yang berhasil menggulingkan kedudukan Brawijaya. Dengan pasukan yang tersisa, Brawijaya kemudian melawan dibantu dengan pasukan Wongso Menggolo dan Dipo Menggolo yang merupakan penggawa desa di Bagian Utara Gunung Lawu.

Karena kedahsyatan pertempuran di Bulak Peperangan itu, konon tak ada prajurit yang selamat. Hanya Raden Gugur, Wongso Menggolo, dan Dipo Menggolo yang berhasil selamat. Kala itu Adipati Cepu yang berhasil lolos dari maut akhirnya memilih melarikan diri.

Nah, lokasi bulak peperangan itu hingga kini masih sering dikunjungi para pendaki Gunung Lawu untuk literasi sejarah. Lokasi bulak peperangan itu berada di sebelah Utara dari puncak Hargo Dumilah atau berada di sebelah Pasar Dieng yang disebut Pasar Setan.

Dari cerita yang beredar Pasar Setan ini diyakini berada antara jalur pendakian Gunung Lawu dan Candi Cetho, dimana jalur ini dikenal cukup terjal dan sulit dilalui karena daerah ini sering berkabut.

Sebetulnya tempat tersebut seperti tanah lapang luas yang berisi banyak batu-batu besar dan pohon edelweis, memang ada beberapa batu yang disusun secara rapi, rumornya siapapun itu dilarang untuk mengubah bentuknya atau mengambil batunya.

Akan tetapi barang siapa yang berani nekat, diyakini akan muncul sesuatu yang tidak diinginkan, dan banyak cerita mistis tentang Pasar Setan ini seperti pendaki yang tersesat hingga hilang tak ditemukan sampai saat ini terjadi.( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *